
Contoh soal ips kelas 8 semester 2 k13 revisi 2017
Menguasai Materi IPS Kelas 8 Semester 2 K13 Revisi 2017: Kumpulan Contoh Soal dan Pembahasan Mendalam
Kurikulum 2013, dengan segala revisinya, terus menjadi kerangka pembelajaran yang relevan bagi siswa Indonesia. Khususnya untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), materi Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) memegang peranan penting dalam membentuk pemahaman siswa tentang dunia di sekitar mereka. Semester 2 Kelas 8 menjadi periode krusial yang membahas berbagai aspek kehidupan sosial, ekonomi, dan geografis yang lebih kompleks. Memahami konsep-konsep yang disajikan dalam semester ini membutuhkan latihan dan pendalaman yang cukup.
Artikel ini hadir untuk membantu para siswa Kelas 8, para guru, dan orang tua dalam mempersiapkan diri menghadapi penilaian akhir semester (PAS) atau ujian lainnya. Kami akan menyajikan kumpulan contoh soal IPS Kelas 8 Semester 2 Kurikulum 2013 Revisi 2017 beserta pembahasan mendalamnya. Tujuannya bukan hanya sekadar menghafal jawaban, melainkan membangun pemahaman yang kokoh terhadap setiap topik yang diujikan.

Pentingnya Memahami IPS Kelas 8 Semester 2
Semester 2 Kelas 8 umumnya mencakup materi-materi yang berkaitan dengan:
- Pergerakan Nasional Indonesia: Memahami akar perjuangan bangsa Indonesia menuju kemerdekaan, mulai dari organisasi pergerakan awal hingga peristiwa-peristiwa penting menjelang proklamasi.
- Perkembangan Masyarakat Indonesia pada Masa Kolonial dan Jepang: Menganalisis dampak penjajahan terhadap berbagai aspek kehidupan masyarakat, baik ekonomi, sosial, budaya, maupun politik.
- Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan: Mempelajari berbagai bentuk perlawanan dan diplomasi yang dilakukan bangsa Indonesia untuk mempertahankan kedaulatan setelah proklamasi.
- Sistem Pemerintahan Indonesia: Memahami struktur dan fungsi lembaga-lembaga negara, serta prinsip-prinsip demokrasi yang dianut di Indonesia.
- Kerjasama Negara Maju dan Berkembang: Menganalisis karakteristik negara maju dan berkembang, serta bentuk-bentuk kerjasama internasional yang melibatkan negara-negara tersebut.
- Dinamika Interaksi Sosial: Memahami konsep interaksi sosial, jenis-jenisnya, serta faktor-faktor yang mempengaruhinya, termasuk masalah-masalah sosial yang muncul.
Menguasai materi-materi ini tidak hanya penting untuk kelulusan, tetapi juga untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, serta kemampuan berpikir kritis terhadap fenomena sosial.
Contoh Soal dan Pembahasan Mendalam
Mari kita selami beberapa contoh soal yang mencakup berbagai topik di atas, beserta penjelasan yang akan membantu Anda memahami logika di balik jawabannya.
>
Bagian 1: Pergerakan Nasional Indonesia
Soal 1: Salah satu ciri utama pergerakan nasional pada masa awal (sekitar tahun 1908-1920) adalah bersifat edukatif. Berikut yang bukan merupakan contoh organisasi yang menekankan aspek edukatif adalah…
A. Budi Utomo
B. Sarekat Islam
C. Indische Partij
D. Taman Siswa
Pembahasan:
Untuk menjawab soal ini, kita perlu memahami karakteristik organisasi-organisasi pergerakan nasional pada masa awal.
- Budi Utomo (1908): Organisasi ini didirikan oleh para pemuda terpelajar Jawa yang memiliki visi untuk memajukan pendidikan dan kebudayaan bangsa. Aspek edukatif sangat kental dalam program-programnya.
- Sarekat Islam (1911): Awalnya bernama Sarekat Dagang Islam, organisasi ini bertujuan melindungi kepentingan pedagang Islam pribumi. Meskipun memiliki unsur sosial dan ekonomi, SI juga memiliki program pendidikan, namun penekanannya tidak sekuat Budi Utomo atau Taman Siswa.
- Indische Partij (1912): Organisasi ini didirikan oleh Tiga Serangkai (Suwardi Suryaningrat, Douwes Dekker, dan Cipto Mangunkusumo). IP memiliki tujuan politik yang jelas, yaitu kemerdekaan Indonesia dengan menggabungkan berbagai suku bangsa. Meskipun pendidikan menjadi salah satu cara mencapai tujuan tersebut, fokus utamanya adalah perjuangan politik.
- Taman Siswa (1922): Didirikan oleh Ki Hajar Dewantara, Taman Siswa secara fundamental berfokus pada penyelenggaraan pendidikan bagi rakyat pribumi dengan sistem yang revolusioner, menekankan nilai-nilai kebangsaan dan kemandirian.
Dengan demikian, Indische Partij (C) memiliki orientasi politik yang lebih dominan dibandingkan aspek edukatif murni jika dibandingkan dengan Budi Utomo dan Taman Siswa. Sarekat Islam juga memiliki aspek edukatif meskipun fokusnya lebih luas.
Jawaban: C
Soal 2: Peristiwa Rengasdengklok memiliki arti penting dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia. Peristiwa ini terjadi karena adanya perbedaan pendapat antara golongan tua dan golongan muda mengenai…
A. Bentuk negara Indonesia
B. Waktu pelaksanaan proklamasi kemerdekaan
C. Tokoh yang akan memimpin pemerintahan
D. Sifat pemerintahan yang akan dibentuk
Pembahasan:
Peristiwa Rengasdengklok terjadi pada tanggal 16 Agustus 1945. Golongan muda, yang dipimpin oleh Sukarni dan Chaerul Saleh, mendesak golongan tua (Soekarno-Hatta) untuk segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia tanpa campur tangan Jepang. Perbedaan pendapat ini muncul karena golongan muda merasa bahwa golongan tua terlalu lambat dalam mengambil tindakan, terutama setelah Jepang menyerah kepada Sekutu. Golongan muda khawatir jika proklamasi ditunda, kemerdekaan Indonesia akan jatuh ke tangan Jepang atau dimanfaatkan oleh Sekutu. Oleh karena itu, inti perbedaan pendapat adalah waktu pelaksanaan proklamasi kemerdekaan.
Jawaban: B
>
Bagian 2: Perkembangan Masyarakat Indonesia pada Masa Kolonial dan Jepang
Soal 3: Kebijakan tanam paksa (cultuurstelsel) yang diterapkan oleh pemerintah kolonial Belanda di Indonesia pada abad ke-19 membawa dampak yang sangat merugikan bagi petani pribumi. Salah satu dampak paling signifikan dari kebijakan ini adalah…
A. Meningkatnya kesejahteraan petani pribumi
B. Munculnya kesadaran nasional di kalangan petani
C. Terjadinya kelaparan dan kemiskinan yang meluas
D. Berkembangnya sistem perkebunan modern
Pembahasan:
Tanam paksa mewajibkan petani untuk menyisihkan sebagian tanahnya dan menanaminya dengan tanaman yang laku di pasaran Eropa, seperti kopi, tebu, dan nila. Hasil panen tersebut kemudian diserahkan kepada pemerintah kolonial.
- Pilihan A salah karena tujuan utama tanam paksa adalah untuk keuntungan Belanda, bukan kesejahteraan petani.
- Pilihan B mungkin terjadi secara tidak langsung di kemudian hari, namun dampak langsungnya bukan kesadaran nasional.
- Pilihan D juga bukan dampak langsung, meskipun perkebunan modern memang berkembang di masa kolonial, tanam paksa lebih menekankan pada kewajiban menanam komoditas ekspor.
- Pilihan C adalah dampak paling logis dan terdokumentasi. Dengan diwajibkan menanam komoditas ekspor, petani seringkali kekurangan lahan untuk menanam pangan mereka sendiri. Ditambah lagi dengan beban kerja yang berat dan hasil panen yang tidak sesuai, banyak petani mengalami kesulitan pangan, bahkan kelaparan di berbagai daerah, seperti di Demak dan Grobogan.
Jawaban: C
Soal 4: Selama masa pendudukan Jepang di Indonesia, bangsa Indonesia dijanjikan kemerdekaan. Janji ini kemudian direalisasikan dengan dibentuknya organisasi BPUPKI. Apa kepanjangan dari BPUPKI dan apa tujuan utamanya dibentuk?
A. Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia; untuk menyusun dasar negara
B. Badan Persiapan Usaha Perjuangan Kemerdekaan Indonesia; untuk mempersiapkan tentara
C. Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia; untuk merancang undang-undang dasar
D. Badan Perjuangan Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia; untuk membentuk pemerintahan sementara
Pembahasan:
BPUPKI adalah singkatan dari Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia. Organisasi ini dibentuk oleh pemerintah Jepang pada tanggal 29 April 1945. Tujuan utama dibentuknya BPUPKI adalah untuk menyelidiki dan mempersiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan kemerdekaan Indonesia. Dalam sidang-sidangnya, BPUPKI membahas dasar negara, bentuk negara, dan rancangan undang-undang dasar. Pilihan A dan C memiliki kepanjangan yang benar, namun tujuan utamanya lebih luas dari sekadar menyusun dasar negara saja, melainkan persiapan keseluruhan kemerdekaan. Namun, jika dicermati, "menyusun dasar negara" adalah salah satu tugas paling krusial yang diemban BPUPKI. Pilihan C yang menyebutkan "merancang undang-undang dasar" juga benar karena UUD dirancang oleh BPUPKI. Namun, soal menanyakan tujuan utama, yang mencakup lebih dari sekadar UUD. Dalam konteks pilihan yang ada, Pilihan A lebih akurat karena "menyusun dasar negara" merupakan pondasi fundamental dari kemerdekaan yang sedang dipersiapkan. BPUPKI juga membahas hal-hal lain yang berkaitan dengan kemerdekaan.
Jawaban: A (Catatan: Dalam beberapa konteks, pilihan yang menekankan "merancang UUD" juga dianggap benar. Namun, penyusunan dasar negara adalah langkah yang lebih fundamental sebelum merancang UUD.)
>
Bagian 3: Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan
Soal 5: Peristiwa pertempuran Surabaya pada tanggal 10 November 1945 merupakan salah satu pertempuran besar yang terjadi setelah proklamasi kemerdekaan. Pertempuran ini dipicu oleh tindakan sekutu yang…
A. Membebaskan semua tahanan politik Belanda
B. Memerintahkan rakyat Indonesia untuk menyerahkan senjata
C. Mengibarkan bendera Belanda di Surabaya
D. Mengumumkan bahwa Indonesia akan tetap menjadi bagian dari Kerajaan Belanda
Pembahasan:
Pertempuran Surabaya pada 10 November 1945 adalah bukti semangat juang bangsa Indonesia. Peristiwa ini dipicu oleh kedatangan pasukan Sekutu (Inggris) yang bertugas melucuti senjata tentara Jepang dan membebaskan tawanan perang. Namun, kedatangan mereka dibarengi dengan kehadiran NICA (Netherlands Indies Civil Administration) yang berniat menegakkan kembali kekuasaan Belanda. Pemicu langsung pertempuran adalah insiden di Hotel Oranje (sekarang Hotel Majapahit) di mana tentara Inggris mengibarkan bendera Belanda, yang dianggap sebagai provokasi oleh rakyat Surabaya. Selain itu, Sekutu juga mengeluarkan ultimatum agar rakyat Surabaya menyerahkan senjata yang mereka miliki kepada tentara Inggris. Namun, pengibaran bendera Belanda dan ultimatum penyerahan senjata adalah dua poin utama yang memicu kemarahan dan perlawanan sengit. Dari pilihan yang ada, mengibarkan bendera Belanda di Surabaya (C) adalah provokasi visual yang sangat kuat dan langsung memicu kemarahan publik. Ultimatum penyerahan senjata (B) juga menjadi faktor penting, namun pengibaran bendera dianggap sebagai simbol kembalinya penjajah.
Jawaban: C
>
Bagian 4: Sistem Pemerintahan Indonesia
Soal 6: Indonesia menganut sistem pemerintahan presidensial. Dalam sistem ini, Presiden memiliki kedudukan sebagai…
A. Kepala negara sekaligus kepala pemerintahan
B. Kepala negara saja
C. Kepala pemerintahan saja
D. Mandataris MPR
Pembahasan:
Sistem pemerintahan presidensial dicirikan oleh adanya pemisahan kekuasaan antara eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Dalam sistem presidensial murni, Presiden adalah pemegang kekuasaan eksekutif. Di Indonesia, berdasarkan UUD 1945, Presiden adalah kepala negara sekaligus kepala pemerintahan. Ini berarti Presiden bertanggung jawab atas pelaksanaan pemerintahan sehari-hari dan juga mewakili negara dalam urusan luar negeri maupun dalam negeri. Pilihan D benar bahwa Presiden adalah mandataris MPR, namun ini lebih merujuk pada proses pemilihan dan pertanggungjawaban kepada lembaga legislatif tertinggi di masa lalu, bukan fungsi utamanya dalam struktur pemerintahan. Dalam konteks fungsi eksekutif, poin A adalah yang paling tepat.
Jawaban: A
>
Bagian 5: Kerjasama Negara Maju dan Berkembang
Soal 7: Berikut ini yang bukan merupakan ciri-ciri negara berkembang adalah…
A. Tingkat pendapatan per kapita rendah
B. Tingkat pengangguran tinggi
C. Penguasaan teknologi tinggi
D. Tingkat pendidikan rendah
Pembahasan:
Negara berkembang biasanya memiliki karakteristik yang berbanding terbalik dengan negara maju.
- A. Tingkat pendapatan per kapita rendah (umumnya benar untuk negara berkembang)
- B. Tingkat pengangguran tinggi (seringkali menjadi masalah di negara berkembang)
- C. Penguasaan teknologi tinggi (ini adalah ciri negara maju, bukan berkembang)
- D. Tingkat pendidikan rendah (seringkali menjadi kendala di negara berkembang)
Oleh karena itu, penguasaan teknologi tinggi (C) adalah ciri negara maju, bukan negara berkembang.
Jawaban: C
>
Bagian 6: Dinamika Interaksi Sosial
Soal 8: Interaksi sosial yang terjadi antara dua pihak atau lebih yang melibatkan kesepakatan atau persetujuan untuk mencapai tujuan bersama disebut…
A. Akomodasi
B. Asimilasi
C. Akulturasi
D. Kooperasi
Pembahasan:
Mari kita analisis pilihan-pilihannya:
- Akomodasi: Usaha untuk mengatasi pertentangan, seperti mediasi, arbitrasi, dan kompromi.
- Asimilasi: Proses peleburan dua kebudayaan yang berbeda menjadi satu kebudayaan baru tanpa menghilangkan unsur asli keduanya.
- Akulturasi: Proses penerimaan unsur kebudayaan asing tanpa menghilangkan unsur asli kebudayaan sendiri.
- Kooperasi (Kerjasama): Bentuk interaksi sosial yang dilakukan oleh dua pihak atau lebih untuk mencapai tujuan bersama. Ini seringkali melibatkan kesepakatan dan persetujuan.
Berdasarkan definisi, kooperasi (D) paling sesuai dengan deskripsi interaksi sosial yang melibatkan kesepakatan untuk mencapai tujuan bersama.
Jawaban: D
>
Tips Tambahan untuk Sukses:
- Pahami Konteks Sejarah: Untuk materi sejarah, jangan hanya menghafal tanggal dan nama. Pahami latar belakang, sebab-akibat, dan dampak dari setiap peristiwa.
- Buat Peta Konsep: Untuk materi yang lebih luas seperti sistem pemerintahan atau karakteristik negara, buatlah peta konsep untuk memvisualisasikan hubungan antar konsep.
- Hubungkan dengan Kehidupan Nyata: Coba hubungkan materi IPS dengan fenomena yang terjadi di sekitar Anda. Misalnya, ketika membahas kerjasama internasional, pikirkan tentang hubungan Indonesia dengan negara lain.
- Latihan Soal Beragam: Selain contoh di atas, cari lebih banyak soal latihan dari berbagai sumber, termasuk buku paket, LKS, dan tryout.
- Diskusi dengan Teman: Belajar bersama teman dapat membantu Anda memahami materi dari sudut pandang yang berbeda dan menguji pemahaman Anda.
- Baca Ulang Materi: Pastikan Anda membaca ulang bab-bab terkait dari buku paket Anda sebelum mengerjakan soal latihan.
Penutup
Mempelajari IPS bukan hanya tentang menyelesaikan tugas sekolah, tetapi juga tentang membuka wawasan dan membangun pemahaman yang kritis terhadap dunia. Dengan memahami contoh soal dan pembahasan yang mendalam seperti yang telah disajikan, diharapkan para siswa Kelas 8 dapat lebih percaya diri dalam menghadapi penilaian akhir semester dan terus mengembangkan minat mereka terhadap ilmu pengetahuan sosial. Teruslah belajar, bertanya, dan berdiskusi, karena perjalanan menguasai materi IPS adalah sebuah proses yang berkelanjutan. Selamat belajar!
>